Banten

Bukan Kaleng-Kaleng! Jason Donovan Yusuf Unjuk Kecepatan di Asian Games 2026, Ini Hasilnya

Abdurahman | 22 September 2026, 15:36 WIB
Bukan Kaleng-Kaleng! Jason Donovan Yusuf Unjuk Kecepatan di Asian Games 2026, Ini Hasilnya
Jason Donovan Yusuf Unjuk Kecepatan di Asian Games 2026 (Youtube Bola.com)

AKURAT BANTEN – Perenang muda Indonesia Jason Donovan Yusuf menunjukkan kecepatannya di panggung Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Turun di nomor sprint, Jason harus berhadapan dengan para perenang terbaik Asia dalam persaingan yang berlangsung sangat ketat.

Aksi Jason tersebut terangkum dalam video highlight yang memperlihatkan perjuangannya pada babak penyisihan 50 meter gaya punggung dan 50 meter gaya bebas Asian Games 2026.

Penampilannya menjadi perhatian karena Jason datang ke Jepang dengan status salah satu perenang muda Indonesia yang memiliki catatan prestasi menjanjikan.

Bahkan, pada SEA Games 2025 di Thailand, Jason berhasil membawa pulang dua medali emas, masing-masing dari nomor 50 meter dan 100 meter gaya punggung putra.

Sekali melompat ke kolam, Jason Donovan Yusuf tidak hanya berpacu dengan waktu. Ia juga membawa harapan renang Indonesia untuk kembali berbicara di panggung Asia.

Baca Juga: Tim Penyelam Kembali Temukan 3 Jenazah KM Virgo Transport 8, 117 Korban Masih Dicari

Jason Langsung Tancap Gas di 50 Meter Gaya Punggung

Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian terjadi ketika Jason turun di nomor 50 meter gaya punggung putra.

Pada babak penyisihan yang berlangsung Senin, 21 September 2026, Jason membukukan waktu 25,13 detik.

Catatan tersebut membuat Jason finis di posisi kedua Heat 2, hanya berada di belakang perenang China, Wang Zicheng, yang mencatatkan waktu 24,80 detik.

Hasil tersebut juga membuat Jason melangkah ke babak final.

Persaingan di final kemudian menjadi jauh lebih ketat. Jason akhirnya menyelesaikan perlombaan dengan waktu 25,16 detik dan menempati posisi keenam.

Sementara itu, medali emas menjadi milik perenang China Xu Jiayu dengan waktu 24,04 detik. Wang Zicheng meraih perak dengan 24,49 detik, sedangkan Yoon Jihwan dari Korea Selatan mengamankan perunggu dengan 24,54 detik.

Dengan demikian, meski belum berhasil membawa pulang medali, Jason mampu menembus final dan bersaing langsung dengan jajaran perenang elite Asia.

Baca Juga: Mourinho Bawa 2 Foto ke Konferensi Pers, Ada Apa dengan Laga Real Madrid vs Atletico?

Catatan Penyisihan Justru Lebih Cepat

Ada satu hal menarik dari penampilan Jason.

Catatan waktu 25,13 detik yang dibuat pada penyisihan ternyata lebih cepat dibandingkan catatan waktunya di final, yakni 25,16 detik.

Selisihnya memang hanya 0,03 detik, tetapi dalam nomor sprint 50 meter, sepersekian detik dapat menentukan posisi seorang perenang.

Itulah yang membuat penampilan Jason tetap layak mendapat sorotan.

Ia mampu menunjukkan kecepatan sejak babak awal dan memastikan tempat di final menghadapi lawan-lawan yang memiliki catatan waktu sangat kompetitif.

Baca Juga: Michael Carrick di Ujung Tanduk? Manchester United Kembali Gagal Menang di Liga Premier

Bukan Sekadar Andalkan Gaya Punggung

Jason tidak hanya turun pada nomor gaya punggung.

Video highlight yang beredar juga memperlihatkan aksinya dalam babak penyisihan 50 meter gaya bebas Asian Games 2026.

Nomor tersebut merupakan salah satu nomor sprint paling bergengsi dalam renang.

Pada nomor 50 meter gaya bebas, perenang dituntut memiliki ledakan kecepatan sejak start hingga menyentuh dinding finis. Tidak ada banyak ruang untuk melakukan kesalahan karena perlombaan berlangsung sangat singkat.

Jason sendiri memiliki modal yang cukup kuat di nomor tersebut.

Dalam Kejurnas Akuatik Indonesia 2026, ia menjadi juara nomor 50 meter gaya bebas putra dengan catatan 22,67 detik.

Catatan tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa Jason tidak hanya berkembang sebagai spesialis gaya punggung, tetapi juga mampu bersaing dalam nomor gaya bebas.

Baca Juga: MU Baru Raih 5 Poin, Eddie Howe Kini Disebut sebagai Kandidat Pengganti Carrick

Modal Dua Emas dari SEA Games 2025

Perjalanan Jason menuju Asian Games 2026 tidak terlepas dari performanya di SEA Games 2025.

Saat berlaga di Thailand, Jason berhasil meraih dua medali emas dari nomor 50 meter dan 100 meter gaya punggung putra.

Pada nomor 50 meter gaya punggung, Jason mencatat waktu 25,36 detik dan mengungguli seniornya, I Gede Siman Sudartawa, yang meraih perunggu dengan waktu 25,49 detik.

Prestasi tersebut kemudian menjadi modal penting bagi Jason untuk menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi.

Asian Games tentu menghadirkan tantangan berbeda. Ia harus berhadapan dengan perenang dari negara-negara kuat seperti China, Jepang dan Korea Selatan.

Baca Juga: Lionel Messi Cetak Gol ke-930, Rekor Baru Tercipta Saat Inter Miami Ditahan San Diego FC

Jason Sudah Memasang Target Sejak Sebelum Berangkat

Menariknya, Jason sebelumnya tidak membebani dirinya dengan target medali tertentu di Asian Games 2026.

Dalam persiapannya, ia mengatakan ingin menikmati momen debut sekaligus berusaha memperbaiki catatan waktu terbaiknya.

Jason juga menyadari bahwa memperbaiki waktu dapat membuka peluang untuk bersaing lebih dekat dengan para perenang papan atas Asia.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa fokus Jason bukan semata-mata mengejar posisi, tetapi juga membangun performa agar semakin kompetitif.

Baca Juga: Lionel Messi Siapkan Jersey Spesial untuk Laga Terakhir Bersama Argentina, Ada Simbol GOAT

Perjalanan Panjang Perenang Muda Indonesia

Usia yang masih muda membuat pengalaman di Asian Games 2026 menjadi bagian penting dari perjalanan Jason.

Bertanding di final nomor 50 meter gaya punggung dan berhadapan langsung dengan perenang seperti Xu Jiayu, Wang Zicheng dan Yoon Jihwan memberikan pengalaman berharga bagi perkembangan kariernya.

Terlebih, renang Indonesia sedang berusaha melahirkan generasi baru yang dapat bersaing di level Asia.

PB Akuatik Indonesia sebelumnya mengirim 14 perenang ke Asian Games 2026, termasuk Jason Donovan Yusuf. Tim tersebut membawa modal prestasi dari SEA Games 2025, ketika renang Indonesia mengumpulkan tiga emas, tiga perak dan lima perunggu.

Baca Juga: Tiba di Tanjung Priok, Giuseppe Garibaldi Bersiap Jadi KRI Sriwijaya dengan Misi Baru

Hasil Ini Bukan Akhir Perjalanan Jason

Finis keenam di final 50 meter gaya punggung mungkin bukan hasil yang diharapkan untuk naik podium.

Namun, perjalanan Jason di Asian Games 2026 menunjukkan bahwa perenang muda Indonesia tersebut mampu menembus final dan beradu cepat dengan atlet-atlet elite Asia.

Yang tak kalah menarik, Jason bahkan mampu mencatat waktu lebih cepat pada babak penyisihan dibandingkan final.

Catatan 25,13 detik menjadi salah satu bukti bahwa ia memiliki kemampuan untuk tampil kompetitif dalam nomor sprint.

Kini, pengalaman dari Asian Games 2026 dapat menjadi bekal berharga bagi Jason untuk terus mengejar catatan waktu yang lebih baik.

Dari dua emas SEA Games hingga menembus final Asian Games, perjalanan Jason Donovan Yusuf menunjukkan satu hal: generasi baru renang Indonesia sedang mencari panggungnya sendiri di level Asia.

Bagi Indonesia, perjalanan Jason belum selesai.

Usianya yang masih muda membuat Asian Games 2026 bukan sekadar ajang untuk mengejar medali, tetapi juga kesempatan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan perenang muda Merah Putih ketika berhadapan dengan para penguasa kolam renang Asia.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman